Pasien BPJS harus punya stok sabar yang luar biasa

Kali ini saya pengen cerita pengalaman saya memakai kartu BPJS untuk berobat “ lebih serius “, setelah sebelumnya kartu BPJS saya Cuma saya pakai untuk mengobati batuk pilek demam saja. Beberapa hari belakangan sudah sejak tanggal 6 November 2015 lubang hidung saya sebelah kanan selalu berdarah, pada tanggal 7 november hidung kiri saya malah mimisan, rasanya baru sekali seumur hidup mimisan. Dan fenomena hidung berdarah itu berlanjut sampai hari ini,  20 november 2015. Saya sudah berobat ke faskes tingkat pertama yaitu di klinik cempaka putih sebanyak 3x, sebelum akhirnya dirujuk ke rumah sakit. Saya berobat pada hari selasa 10 November 2015, dikasih vitamin dan obat pilek aja, kata dokternya pendarahan itu bisa disebabkan karena pembuluh darah yang rapuh dan mudah pecah karena perubahan suhu, demam atau kecapekan, saya sih ngrasanya biasa aja. Ga ada demam, pusing atau pegal yang berlebihan. Lalu pada hari sabtu, 14 november saya merasa pendarahannya makin banyak, tapi darahnya itu ga sampe keluar dari hidung kayak mimisan gitu, dan berobat lagi ke klinik cempaka putih, dikasih antibiotic, obat flu dan vitamin. Saya sih bukan kena flu parah yang meler gitu, saya Cuma sesekali bersin, kalau bersin beberapa kali baru meler deh. Jadi obat flu saya minum sesekali aja. Nah kata dokternya kalau dalam 3 hari ga membaik, suruh datang lagi buat dibikinin rujukan ke rumah sakit, tepatnya ke dokter THT. Akhirnya karena tidak ada perubahan, Senin 16 November saya datang lagi ke klinik cempaka putih, kali ini dapat dokter yang beda dari dokter yang kemarin, dokter yang kemarin bahkan tidak melihat hidung saya sama sekali. Dokter yang kali ini melihat ke dalam lubang hidung saya, katanya ada semacam polip yang membesar, tapi belum tau diagnosis tepatnya, lalu dikasih rujukan ke RS Menteng Mitra Afia. It’s really something. Kenapa? Setiap kali saya nanya jadwal dokter THT, jadwalnya berubah – ubah terus, sampai akhirnya datanglah saya kesana pada kamis,  19 November 2015. Rumah sakitnya kecil banget, dan dari pengemudi grab bike, saya tau bahwa itu adalah RS kelas C. oooo…gitu..

Prosedurnya,  pagi pukul 9 saya daftar dulu di counter BPJS yang ada di rumah sakit tersebut. Ga antri lama kok, cukup serahkan FC KTP, FC Kartu BPJS, FC surat Rujukan. Masing – masing 2 lembar. Setelah itu tunggu nama kita dipanggil, ambil berkasnya dan serahkan ke meja pendaftaran. 15 menit kemudian saya sudah bisa pulang.

Karena dokternya baru buka praktek pukul 14.00 maka jam setengah 2 saya balik kesana lagi dan jam 3 lebih si dokter baru datang, tak lama kemudian saya dipanggil. Tak ada yang istimewa dari ruangan dokternya, saya pikir saya akan melihat apa yang terjadi di dalam hidung saya dengan sebuah alat berisi kamera yang dimasukkan ke dalam lubang hidung saya yang berdarah, ternyata, dokter melihat hidung saya dengan semacam gunting yang bengkok ujungnya. Dokternya bilang saya harus rontgen dulu. Baru minggu depan saya bisa datang lagi bawa hasil rontgen nya, nanti jadwal rontgen nya didapat dari BPJS di depan, dan saya diresepkan lagi antibiotic dan obat flu, gatal tenggorokan juga? Saya ga bilang kalau saya sakit tenggorokan. Akhirnya saya Cuma minum antibiotiknya saja, karena saya ngrasanya memang saya ga flu parah, hanya sesekali bersin.

Dan.. taukah anda bahwa jadwal rontgen saya di hari kamis , 26 November 2015 dan baru bisa ke dokter THT nya minggu depannya lagi pada tanggal 3 Desember 2015. Wow, untuk diagnosisnya saja perlu 1 bulan. BPJS IS REALLY SOMETHING.

saya juga dapat resep yang harus saya tebus sendiri, breathy nasal spray seharga 92rb rupiah.

2 thoughts on “Pasien BPJS harus punya stok sabar yang luar biasa

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s