Thailand, I’m Coming

Lanjut lagi, setelah berada diatas pesawat, pramugari akan membagikan lembaran yang harus kita isi dan kita kumpulkan di bagian imigrasi Negara tujuan. Saya agak – agak lupa isinya apa aja, yang saya ingat yang jelas adalah identitas kita, seperti nama, nomer paspor, kewarganegaraan, dan status pekerjaan. Misal pelajar, karyawan, dsb. Lalu kepentingan kita di Negara tersebut. Apakah berlibur, workshop, seminar, sekolah, dll. Berapa lama kita disana, dimana kita akan tinggal. Itu aja yang bisa saya ingat. Hehe.. jadi siapkan bolpoint di tas kamu ya.. karena belum sempat sarapan, akhirnya saya dan kedua teman saya beli makanan di pesawat, saya belinasi lemak dengan ayam *kayak nasi hainan*, dan kedua teman saya nasi kuning, harganya 45rb dan Aqua Botol Kecil 10rb T.T huaaaaaa…mihil memang tapi daripada keroncongan. Kalau kita pesan pre order dulu itu Cuma 35rb udah plus minum. *pengalaman*

Setelah perjalanan selama 3,5 jam yang saya isi dengan tidur. Iya lah bo’, di rumah kakak, saya Cuma tidur 3 jam. Mendaratlah kami di bandara Don Mueang (DMK) Bangkok, waktu itu hujan deres bangetttt… cie kedatangan yang membawa berkah.hahaha.. setelah masuk bandara, kita langsung menuju counter Check imigrasi, ada banyak counter. Counter untuk domestic dan international dibedakan. Nanti akan ada petugas yang ngarahin kok. Cek paspor, oya formulir yang tadi dikasih mbak pramugari cantik diselipin ke paspor ya, pastikan sudah kamu isi dengan baik dan benar biar dapat nilai 100 *boong, abaikan* abis itu dipoto, dan jangan lupa cek apakah paspor kita sudah dikasih cap buat masuk ke Negara tersebut. Oya teman saya sempet ada kendala, karena dia bawa key chain yang banyak buat dibagi – bagi sama teman di camp, oleh petugas check in diminta buat bongkar koper, karena dikiranya bawa apa gitu ya.. logam meling – meling. Tapi lolos juga kok, walau rada kesel karena harus ngerapiin lagi.

Begitu nemu kamar mandi, cewek – cewek langsung menuju toilet, pukpuk bedak bentar yah, ama benerin lipstick.wakakakak.. oya, selama di Thailand, bawalah tissue dan tissue basah di kantong, lil thing but very IMPORTANT. Karena beberapa toilet ga ada air buat cebok,piuhhhhh.. pernah saya pakai kertas karena ga ada tisuue sama sekali. Shame on me *aib banget pemirsa*

Oke lanjut, setelah itu kita poto – poto sambil muter – muter cari mushola, jangan salah, musola di DMK adalah tempat paling nyaman, bahkan dibanding kafe disana. Jempolan banget.. rasanya pengen ngorok aja disitu nungguin panitia datang, tapi kita berbanyak, ga enak kalau pada ngorok semua disana. Nah setelah dari mushola, kita duduk – duduk bentar, kebetulan teman saya, seorang wanita. Duduk di sebelah biksu. Tak lama kemudian ada seorang wanita Thailand yang dengan ramah mengatakan bahwa hal tersebut tidak baik. Jadi, buat para perempuan berinteraksi ataupun berdekatan dengan biksu adalah hal tabu disana. So, hati – hati yaa..

Setelah dari musola, kita nyari foudcourt di lantai… duh lupa euy, 3, atau 4 atau 5 yak. Lupaaa… hehe, karena walau sudah makan, perut kami kembali keroncongan, awalnya mau nyari KFC atau Mc D atau sejenisnya, tapi ternyata adanya di dalam sebelum kita melewati counter imigrasi, jadilah kita makan seadanya. Kita dulu kayaknya makan di dragon noodle, lupaa juga.. pokoknya ada noodle2 gitu. Nah teman saya pada pesan nasi goreng yang notabene mungkin aman dari babi. Saya? Saya liat pesanan mereka dulu baru mesen.hahaha.. setelah makanan mereka datang, ternyata ada daging babi nya. Yowes, pada ga dimakan lah. Sebelumnya kita udah nanya ke pelayannya, tapi mereka kurang gitu ngerti sama bahasa inggris kita. Hehe, baru setelah itu saya pesan bebek panggang, itu dapat sup udang dan siomay. Lumayan… walau agak mihil juga sih.

Habis itu kita muter – muter bandara ga jelas sambil nunggu dijemput jam 4 sore, eh ketemu sama delegasi lainnya dari Malaysia dan Indonesia. Ngrumpi deh kita. Sepanjang bengong nungguin dijemput saya lihat berulang kali ada gadis Thailand berpakaian adat menjemput rombongan turis yang datang, sambil mengalungkan bunga selamat datang, wah mau dong disambut meriah gitu juga. Walau kenyataannya kita dijemput pakai tulisan doang.hahaha..

Setelah ketemu penjemput, kita langsung cus ke Nakhon Ratchasima by Van. Perjalanan kurang lebih 4 jam an karena kita mampir makan dulu di Rest Area, Indonesia dan Thailand ga jauh beda, waktu itu saya serasa mengulang perjalanan dari Klaten ke Bali, melewati hutan – hutan di daerah Jawa timur, mirip lah.. Nah sepanjang perjalanan banyak penjual buah yang super duper bikin mupeng gila.. secara saya adalah Fruit Addict. Tapi pas di Rest Area, Ga ada yang jualan buah.

Kita sebenarnya agak was – was sih, mau makan khawatirnya di hotel dapat makan, ga makan, takutnya di hotel ga dapat makan, akhirnya makan aja deh, disana ada counter cfc ama sevel, dan kita milih makan di cfc, karena makanan Thailand di sevel sepertinya belum bisa diterima lidah kita. Sekali lagi saya nunggu teman saya pesan makanan, lalu baru pesan. Hahaha *curang* karena makanan yang dipesan teman saya yang ala – ala thai dengan lemonade sauce, mayonnaise dsb, saya pesan nasi dan ayam goreng aja. Karena kata mereka itu super kecut. Ahahahaha.. *terselamatkan*

Sampai hotel jam 9 malam dan langsung tepar, ternyata ga dapat jatah makan malam. Untunglah daku sudah makan. Room mate saya, dara cantik dari Malaysia. Walau dia bisa bahasa Indonesia yang dicampur Malaysia, akhirnya saya nyerah dan nyaranin kita speak English aja, saya bingung pemirsa.hahaha

Sekian cerita hari ini, lanjut besok lagi ya..

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s