Bogasari Expo 2014, Escape from Office Routine

Setelah 5 hari berkutat di kantor, pagi ini aku bangun agak malas, rasanya selimutku memeluk lebih erat, membalut separuh tubuhku dengan hangatnya. Setelah solat subuh, aku lanjutkan dengan rutinitas pagiku ber stretching sambil memandang awan putih yang berserakan di langit yang membuatku lebih bersemangat.Hari ini aku akan meluncur bareng mas pacar ke balai kartini, ada bogasari expo disana. Yang jelas dan yang paling ditunggu ya cooking classnya.

Karena semalam sudah merendam baju, jadi kuselesaikan dulu pekerjaan itu sambil belagak konser di kamar mandi. Apalagi kalau weekend kosan sepi karna pada pulang kerumah masing – masing.haha..selesai nyuci dan mandi sekitar pukul 8.30. Aktifin hape yang memang sedari pagi mati, ada beberapa pesan masuk, salah satunya dari mas pacar. Setelah sekian lama dari jutaan detik yang terhitung, tumben dia ngucapin “selamat pagi” begitu manis.hahaha… biasanya ngewasap pagi Cuma ngabarin “sayang, nanti aku meeting di ancol atau ke kebon jeruk  ama pak jesse n pak irwan” sering2 dong sayang ucapan manis selamat paginya.hihihi..ga lama setelah hape aktif,  Mas pacar telpon, awalnya kita janjian jam 8/8.30 tapi Karena aku yang bikin molor. Mas pacar jemput jam 9 an.hehe..maap ya sayonggg..

Setelah sarapan bareng, lebih tepatnya saya ngrusuhi dedy yang lagi sarapan.hihihi..kita berangkat ke balai kartini, walo udah beberapa kali ke balai kartini, tapi ini pertama kalinya kita kesana naik motor. Dengan mengandalkan aplikasi smartphone waze dan bertanya ke orang – orang akhirnya sampai juga kita ke balai kartini.

Eh iya sedikit ucapan terimakasih buat waze karena aplikasi ini memudahkan kita dengan gambar yang mirip dengan contour asli jalan, ples info kemacetan dan info – info lalin lainnya. Tokcer lah
Sesampainya di balai kartini waktu udah mepet bingit ke cooking classnya dedy. Di jadwal tertulis bahwa cooking classnya dedy, yaitu green tea roll cake mulai pukul 12.00 dan kita sampai pukul 11.50 an. Lalu menuju kamar mandi dulu, dasar pasangan beser.hahaha… lalu masuk ke area exponya. Kita nyari gratisan ya.. beberapa hari sebelum acara ini berlangsung, tiket masuknya seharga 10rb untuk dewasa dan 5 rb untuk anak2, konon katanya bisa kita dapatkan gratis asal kita ikut vote makanan favorit. And we got it!yeiii.. *not a big deal sih*

image

kita masuk dan cepet2 menuju stand cooking class di lantai 2. Sampai di tempat pendaftarannya ternyata nama kita belum kedaftar. Ealah.. kata mbak2 nya kita disuruh ke stand dekat penjualan tiket untuk konfirmasi pendaftaran.

FYI : prosedur pendaftaran cooking classnya seperti ini.
Biaya kelas per kode kelas adalah Rp. 50.000 (mendapat 1 apron, 1 buah Chesa Box varian apa saja, resep, membawa pulang hasil kreasi sendiri, bahan dan peralatan disediakan).Berikut adalah tahapan untuk melakukan reservasi secara online:

1. Kirim data lengkap ke expobogasari@gmail.com dengan format sebagai berikut: Nama lengkap: No telp: Kode dan jadwal Boga Class: Email:

2. Admin akan merespon pendaftaran.

3. Contact centre kami akan menelpon untuk mengkonfirmasi pendaftaran. * Proses konfirmasi pendaftaran:

A. Tanda bukti transfer bisa difoto atau scan lalu dikirim ke email –>expobogasari@gmail.com.

B. Konfirmasi materi kelas dan jam yang akan diikuti.

C. Info lebih lanjut bisa menghubungi call centre ke no –> 0819 0863 3672
nah saya udah daftar by email, dapat konfirmasi untuk pembayaran, bayar lalu email lagi foto bukti pembayaran.

Tapi habis itu kami ga dapat email konfirmasi setelah kami kirim bukti pembayaran. *yang seharusnya dapat* saya sih husnudzon aja, kali aja panitianya sibuk dan ga sempet kirim email balik. Ga taunya apabila kita ga dapat emal konfirmasi, berarti kelas telah penuh dan uang kita dikembaliin. Tapi infonya telat. Kita dapat info itu setelah kita konfirmasi ulang ke meja registrasi boga class. Dedy agak marah dikit sih ama mas – mas nya. Eh tapi ga marah juga, tegas lebih tepatnya. Dia bilang ke mas2nya “kalau memang kelasnya udah penuh harusnya sebelumnya kita dapat konfirmasi dulu dong mas, jadi kita ga perlu jauh – jauh dating kesini. Kita udah jauh – jauh datang kesini tau – tau kelasnya udah penuh, dan kita Cuma dapat uang refund?”

“ kalau mas mau nanti kami kasih goody bagnya juga”
Lalu dedy nanya ke saya, “gimana sayang?” saya emang orangnya ga suka pertengkaran dan cenderung ngalah. Jadi saya iyain aja. Sebenarnya mikir gini sih, wah untung juga nih, uang kita balik dan kita dapat goody bag juga. Huahahahaha
Tapi dedy masih ngotot ke mas2 nya yang akhirnya dengan berat hati mas2nya ngijinin kita masuk kelas. Hahaha. Good job Mr. Dedy! I’m proud of you *fyi, bang dedy juga jago nawar, ga rugi deh bawa dia belanja, udah dibantuin nawar, dibayarin pulak.uppss…*
Kelas dedy ternyata mundur jadi 12.30, alhamdulilah kita ga jadi telat, sambil nunggu kelas dimulai kita beli minuman dan makanan ringan pengganjal perut dulu. Laperrr… habis beli, lah kok saya nyangkut duduk di kursi seminar, katanya ada pak Tanadi Santoso. Motivator terkenal ituh, yang ngisi bussines wisdom di radio pas fm.

image

Karena saya nyangkut, jadi dedy ke cooking classnya sendirian, “ nanti aku nyusul yang” isi wasap saya ke dedy. Saya pikir ga lama, ternyata lumayan lama, yasudah di tengah seminar saya nyusulin dedy ke tempat cooking class. Ga lama kemudian kelasnya selesai. Hahaha…
Dan ini dia penampakan buatan dedy

image

Setelah itu jiwa narsis kami kembali kumat

image

image

image

image

image

image

image

Sambil nunggu kelas berikutnya yaitu kelas saya, kelas chicken roll Danish, kami solat dulu dan putar – putar stand ukm buat cari makanan. Pilihan saya jatuh ke mie aceh dan dedy ke bakso. Agak mihil sih karena ini di pameran, dedy habis 32rb untuk bakso nya dan saya 20 rb buat mie aceh, karena rasanya yang agak pedas, jadi ya ga saya habisin, dedy yang ngabisin *fungsi pacar* ihihi… bukan fungsi tapi bonus. *Kecup dedy* pas kita makan sambil ngecharge hp *amunisi buat narsis edisi kesekian* tiba2 ada anak2 yang berlarian ke arah panggung, sisi kanan tempat kita ngecharge hp, salah satu dari anak itu bilang “wah langitnya indah ya” keusilan saya pun muncul. “ langitnya kenapa memang de?” lalu berlanjutlah obrolan kita sampai ke pesawat, saya bilang saya bisa buat pesawat terbang dari kertas. Mau diajarin ga? Mereka langsung antusias mau.. jadilah kita ndlosor di lantai. Lalu saya ajari juga mereka untuk membuat bentuk hati dari kertas, rencananya origami hati saya itu mau saya kasih ke dedy. Tapi ada anak  yang minta duluan, karena ga enak nolak ya saya kasih aja *you already have half of my heart dear*

image

image

Lalu kita solat ashar dan lanjut ke cooking class saya, dipandu oleh mang ade, cheff dari bogasari baking center bandung. Buanyak sekali tips yang dibagiin oleh mang ade.

image

Dari awal nih ya, tapi kayaknya ga semuanya deh. Saya agak lupa dan waktu itu agak malas mencatat:

  1. Saat mencampur bahan jangan semuanya ditumpuk jadi satu, misal nih ya waktu itu adonan pastry kita bahannya : terigu, ragi,susu bubuk, gula, garam, telor, air es, mentega dan shortening pastry atau korsvet.
  2. Dalam mangkok adonan tuang terigu, lalu gula di sisi pinggir terigu lalu ragi, dan susu. letak antara gula, susu dan ragi ini terpisah. Jangan ditumpuk. Karena gula adalah makanan bagi ragi, kalau ditumpuk maka raginya akan bereaksi dan saat itu juga adonan harus diolah, karena apabila ada waktu tunda, ragi sudah tidak berfungsi lagi, apabila kita tambahi ragi maka baunya akan asam. Lalu setelah itu campurkan dengan mixer kecepatan rendah sambil campurkan telor satu persatu setelah itu tambahkan air es, yang terakhir garam lalu mentega.
  3. Kenapa pakai air es? Menghindari reaksi ragi, ragi bereaksi diatas suhu 27 C.
  4. Kenapa garam dimasukin terakhir ? karena garam bersifat menghambat kerja ragi.
  5. Terigu yang dipakai cakra kembar, apabila ingin kelembaban nya lebih tinggi, maka komposisinya 75% cakra kembar, dan 25% segitiga biru.
  6. Terigu cakra kembar berfungsi untuk volume kue sedangkan Terigu segitiga biru untuk membuat kelembaban sehingga adonan roti menjadi empuk dan lembut.
  7. Untuk penggunaan korsvet bisa aja diganti dengan butter tapi butter lebih mudah meleleh dibanding korsvet. Jadi pada saat adonan diistirahatkan maka harus disimpan di dalam lemari es, supaya butternya tidak meleleh karena keberhasilan pembuatan pastry tergantung pada isiannya ini.
    Saat akan melipat adonan pastikan korsvet tertutup sempurna,
  8. Saat membuat pastry singkirkan semua perhiasan, jam tangan dll dari tubuh kita, pastikan kuku tidak panjang. Karena apabila adonan pastry yang sudah digiling sobek, maka adonan sudah tidak bisa dipakai lagi.
  9. Giling adonan nya dari tengah ke atas, tengah kebawah untuk menghindari ketebalan yang tidak sama apa bila kita gilingnya dari atas ke bawah dan sebaliknya,

image

Kira2 begitulah sedikit tips dan trik pembuatan pastry dari mang ade. Kita ngulet di balai kartini dari jam 12 siang ampe jam 7 malam. Lumayan bikin gempor kaki lah ya.. tapi having fun bingits. Makasih dedet :*

image

image

image

image

image

image
image

image

image

image

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s