Pilek di Jakarta

Hello pemirsa.. kali ini saya sudah pindah ke kota jakarta, kota yang sebenarnya paling saya hindari karena kepenuhannya, dan keramaiannya. Apa mau dikata kalau memang rejekinya disitu, ya dinikmati sajalah. Saya sampai di Jakarta pada senin siang 1 September 2014 kira – kira pukul 11 siang pakai travel dari klaten bareng ama mama bawa barang yang banyak bingits lah. Untungnya udah ada temen saya, dedy yang dengan baik hati nyariin kos, cari tentang informasi perusahaan tempat saya kerja nantinya sampai jemput saya waktu dia kerja. Thanks a lot beibeh..
Baru beberapa hari di Jakarta dengan cuaca panasnya tergodalah saya buat selalu minum es teh manis setiap kali makan. Alhasil di hari ketiga tenggorokan saya mulai tidak enak, saya hentikan minum esnya. Lalu it didn’t work, saya tetap batuk. Duh payah nih. Kalau tidak saya periksain bisa jadi bikin kerja ga nyaman dan malu di tempat kerja karena uhuk – uhuk melulu. Tapi kalau mau periksa kok ya mahal bingit (mungkin). berkali – kali pertimbangan, akhirnya saya periksa juga, sutralah, mahal juga diganti sama kantor. Sebagai inpo yah pemirsa. Biasanya di Klaten kalo saya batuk pilek cukup keluar duit 30rb udah jasa konsultasi dokter ples obat.
Akhirnya saya melangkahkan kaki menuju Apotik PATRA di dekat kantor saya, kompleks ruko cempaka mas. Awalnya sebelum saya memutuskan untuk ke apotek ini, deded menyarankan ke apotek century deket kosnya, katanya sih 120 rb an. Tapi itu buat saya masih rada mahal. Ternyata pemirsa, di apotek PATRA saya kena 200rb. Hahahaha..maap ya deded ya. Tau gitu nurutin nasehat kamu aja deh.
Katanya sih, biaya administrai 5rb, biaya konsultasi 30rb dan sisanya obat. Sebenarnya ga 200rb pas sih. Masih dapat kembalian 1500.hahaha. ya walaupun dibayarin kantor, saya merasa ga enak juga kalau mahal gitu. Dapat obat apa aja? Ada 4 macam : antibiotic, obat radang, obat batuk, obat pilek.
Ini dia macam obatnya : Dextral, Lapicef (cefadroxil 500mg). epexol (ambroxol hcl 30 mg), dan obat biru tanpa merek.

IMG_11092014_071706

DEXTRAL
GOLONGAN
Obat Bebas Terbatas
KANDUNGAN
Tiap kaplet : Dekstrometorfan HBr 10 mg, Fenilpropanolamin HCl 12,5 mg, Klorfeniramini Maleat 1 mg, Gliseril Guaiakolat 50 mg.
INDIKASI
Untuk meringankan batuk dan pilek.
KONTRA INDIKASI
Penderita yang peka terhadap obat simpatomimetik lain (misalnya Efedrin, Pseudoefedrin, Fenilefrin), penderita tekanan darah tinggi berat, dan yang mendapat terapi obat anti depresan tipe penghambat monoamin oksidase (MAOI).
Penderita dengan gangguan jantung dan diabetes melitus.
PERHATIAN
Tidak boleh diberikan pada penderita yang peka terhadap obat simpatomimetik lain (misalnya Efedrin, Pseudoefedrin, Fenilefrin), penderita tekanan darah tinggi berat, dan yang mendapat terapi obat anti depresan tipe penghambat monoamin oksidase (MAOI).
Tidak boleh melebihi dosis yang dianjurkan.
Hati-hati penggunaan pada penderita tekanan darah tinggi atau yang mempunyai potensi tekanan darah tinggi atau stroke, seperti pada penderita dengan berat badan berlebih atau penderita yang telah berusia lanjut.
Bila dalam 3 hari gejala tidak berkurang segera hubungi dokter atau unit pelayanan kesehatan.
Hentikan penggunaan obat ini jika terjadi susah tidur, jantung berdebar, dan pusing.
Hati-hati penggunaan pada penderita dengan gangguan fungsi hati dan ginjal, glaukoma, hipertrofi prostat, hipertiroid, dan retensi urin.
Tidak dianjurkan penggunaan pada anak berusia kurang dari 6 tahun, wanita hamil dan menyusui, kecuali atas petunjuk dokter.
Selama minum obat ini tidak boleh mengendarai kendaraan atau menjalankan mesin.
Hati-hati penggunaan untuk penderita yang lemah dan hipoksia (kekurangan oksigen dalam jaringan).
Dapat menyebabkan depresi pernafasan dan susunan saraf pusat pada penggunaan dengan dosis besar atau pada pasien dengan gangguan fungsi pernafasan (misal : asma, emfesema). Hati-hati penggunaan bersamaan dengan obat lain yang menekan susunan saraf pusat.
EFEK SAMPING
Mengantuk, gangguan pencernaan, gangguan psikomotor, tekhikardia, aritmia, mulut kering, berdebar, retensi urin.
KEMASAN
Kaplet 15 x 10 biji.
DOSIS
Anak berusia 6-12 tahun : 3 kali sehari ½ kaplet.
Dewasa : 3 kali sehari 1 kaplet.
PENYAJIAN
Dikonsumsi bersamaan dengan makanan
HARGA :
Rp. 46.805/kemasan
LAPICEF
Komposisi:Cefadroxil monohydrate
Indikasi:Infeksi saluran nafas atas dan bawah, ISK, infeksi kulit dan jaringan lunak, osteomielitis
Dosis:Dewasa : 2 kali sehari 1-2 g.
ISK tidak terkomplikasi : 1-2 g/hari dibagi 1-2 dosis. ISK terkomplikasi : 1 kali sehari 2 g. Infeksi kulit : 1 g/hari, terbagi menjadi 1-2 dosis selama 10 hari.
Infeksi saluran napas : Ringan : 1 g/hari dalam 2 dosis. Berat : 1-2 g/hari dalam 2 dosis. Anak : 30 mg/kg BB/hari dalam dosis terbagi
Pemberian Obat:Dapat diberikan bersama makanan untuk mengurangi rasa tidak nyaman pada GI
Kontra Indikasi:Hipersensitif terhadap sefalosporinPerhatian:Gagal ginjal, superinfeksi, hipersensitif terhadap penisilin, reaksi alergik. Hamil, laktasi
Efek Samping: Mual, muntah, diare, reaksi alergiInteraksi Obat:Aminoglikosida, diuretik, dan probenesidKemasan:Kapsul 500 mg x 10 x 10
Harga menurut MEDICASTORE 1.064.800 ukuran 10 x 10 tablet.
Epexol
Brand:: Sanbe
Product Code:: G
Komposisi: Ambroxol HCl
Indikasi: Penyakit saluran napas akut dan kronis dengan sekresi bronkial yang abnormal, terutama serangan akut bronkitis kronis, asma bronkial, bronkitis asmatik, terapi pra dan pasca operasi, perawatan intensif untuk menghindari kompllikasi paru
Dosis: Dewasa dan anak > 10 tahun : 1 tablet. Anak 5-10 tahun : ½ tablet. Diberikan 3 kali sehari
Pemberian Obat: Berikan sesudah makan
Efek Samping: Efek GI ringan
Kemasan: Tablet 30 mg x 10 x 10 Harga Rp 900 perbiji.
Kalau dihitung – hitung termahal itu di antibiotic 106.480 kalau di tambah Epexol 9.000 Dextral 5000 dan ambroxol sirup yang saya beli sebelum periksa dokter 11.500 = 132.00 an belum termasuk obat tanpa merk. Ples administrasi n konsultasi 35.000 = 167.000. berarti obat tanpa mereknya berharga 31.500 an. Dan sampai sekarang hari ke 12 saya belum sembuh total. Malah jadi kayak mau pilek, daritadi di kantor mau bersin ga bisa bisa membuat kepala jadi berat, sempet baca artikel kalau bawang merah itu bisa mencegah flu pemirsa, jadi katanya gas yang dikeluarkan si bawang merah yang telah dikupas itu mampu memerangkap dan membunuh kuman penyakit dan virus. Okelah, pagi sebelum ke kantor saya beli bawang merah 2rb di tukang sayur, lalu sepulang kantor setelah isya saya kupas dan saya iris bawang merah itu dan saya letakkan di atas piring kecil. Hasilnya ternyata itu hoax aja -.-‘

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s