Pandansimo

Dan disetiap peristiwa selalu ada cerita lain yang tersembunyi di baliknya. Setelah kemarin sabtu sempat kecewa karena gagal pulang ke rumah. Pagi ini malah melakukan unpredictable holiday bersama ayu, arif dan dimas. Menyusuri pantai di sepanjang selatan yogyakarta di deretan parangtritis dan sekawannya, kami memulai perjalanan menuju pantai pandansimo atau pantai baru. Perjalanan dimulai saat matahari telah lebih dari sepanjang tombak tingginya, kira kira pukul 10. Satu jam kemudian kami sampai di pantai pandansimo. Melewati fly over janti menuju ringroad selatan lalu berbelok kiri sebelum sate ambal, mentok pertigaan lalu belok ke kiri menuju jalan bantul sampai terlihat tugu bantul di tengah jalan lalu belok kanan dan lurus sampai perempatan palbapang kemudian ke barat sampai bertemu jembatan kulonprogo, sebelum jembatan kulonprogo ambil belokan kekiri yang jalannya agak menurun sampai ketemu plang petunjuk kalau ke kiri ke pantai kuwaru dan ke kanan ke pantai baru lalu ikuti jalan maka akan ketemu tempat penarikan retribusi sebesar 3000/orang dan 2000 untuk parkir motor.

Pantai ini mirip dengan pantai goa cemara dan kuwaru yang di bibir pantainya banyak sekali terdapat kanopi pohon cemara,

Gambar

*kanopi cemara, setelah lelah bermain dengan ombak.*

Gambar

*menulis diatas pasir di tepi pantai itu seperti menulis namaku di hatimu, suatu saat bisa terhapus, mungkin sudah terhapus.*

tak heran jika banyak keluarga menggelar tikar dibawahnya sambil menikmati pemandangan pantai.

IMG_0628

Sayang seribu sayang slogan yang tertulis besar – besar di plang petunjuk arah salah besar.

P1020989

P1030002

Pantainya kotor dan banyak sampah.

P1020981

P1020982

Syedihnya… gini nih Indonesia, susah buat jaga kecantikan alamnya hanya karena keegoan semata. Enggan menyimpan sampah di dalam tas karena takut akan mengotori tas. Akhirnya lebih baik sampahnya diletakkan diatas pasir. Duh adik – adik, para gadis dan jejaka serta ayah bunda marilah kita cintai kecantikan negri ini dengan membuang sampah pada tempat sampah, atau kalo ga ada masukan ke kantong plastik dulu lalu buang setelah ketemu tempat sampah. Sayang kan udah jauh jauh datang ke suatu tempat Cuma bisa liat sampah dimana – mana.

Sebelum bibir pantai banyak terdapat warung –warung penjual seafood segar yang berjejer, sayang kami tak sempat mencobanya. Mungkin lain kali.

P1020990

P1020992

Setelah puas bermain ombak dan berbagi cerita sambil duduk di pinggiran pantai, kami  berjalan ke arah timur menuju pantai samas, melewati pantai kuwaru dan pantai goa cemara. Kami tidak mampir karena memang ketiga pantai tersebut mirip. namun disepanjang perjalanan kami menemukan beberapa sumber energi alternatif seperti biogas, kincir angin dan panel surya untuk pembangkit listrik tenaga surya. wow ternyata daerah ini juga menawarkan wisata edukasi biogas.

P1020996

*kincir angin*

P1020998

*panel surya*

Dari pantai baru ke pantai samas bisa langsung ke arah timur sampai tambak – tambak ikan,

P1020995

 

lalu ada jalan menurun ke kanan dan ikuti jalan tersebut, memang agak kurang bagus sih jalannya,

P1030003

P1030005

tapi lumayan nyegerin mata dengan pemandangan sekitarnya dari mulai pohon cemara, bakau, dan kebun buah naga.

P1030007

P1030016

Tak lama kita akan menemui jalan aspal, lalu ikuti petunjuk arahnya menuju pantai goa cemara. Lalu dari pantai Goa cemara masih lurus lagi ke arah pantai samas. Ternyata pantainya tak seindah bayangan. Jadi kita hanya melihat sebentar lalu berbalik arah mencari makan siang.

Bebek Goreng+nasi+es teh/ mentok Goreng+nasi+es teh seharga 23000 *tekor, untuk ukuran anak kos seperti kami* sekilas rasa daging mentok dan bebek tak ada bedanya, hanya saja bau mentok lebih wrengus ketimbang bebek. Selesai makan kami buru – buru solat dzuhur karena keburu ashar di mushola terdekat, wah mak maap ya lupa motoin bebek dan mentoknya. Cerita romantisnya pantai parangtritis, melihat pantai dari atas bukit, berjalan di lembutnya hamparan pasir dan menikmati senja akan saya ceritakan di postingan selanjutnya.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s