Dilamar?

Pernah dilamar waktu lebaran?

Gambar

Pas lagi silaturahmi ke rumah temennya mama lalu anaknya bilang.

“Bu, boleh saya menginginkan anak ibu untuk menjadi istri saya? Sudah lama saya ingin bilang ini, tapi saya tidak berani. Karena belum mempersiapkan segala sesuatunya. Dulu saya masih kuliah dan minta orang tua. Sekarang Alhamdulilah saya telah menyiapkan rumah untuk berteduh, kendaraan untuk mengantar anak ibu bepergian, dan tentunya saya tidak ingin main main saja. Saya akan selalu berusaha jadi imam yang baik untuk anak ibu.”

“Maaf mas, bukannya ibu menolak. Tapi sebagai orang tua, saya rasa anak perempuan saya ini belum siap untuk menjadi seorang istri.”

“iya bu, saya mengerti. Saya akan menunggu hingga sekiranya dia siap menjadi seorang istri dan bersedia menjadi istri saya. Saya lihat dia telah mempersiapkan dirinya untuk menjadi istri yang baik sejak lama. Bukan begitu dek? Saya lega telah mengatakan ini semua, karena saya khawatir jika telat mengatakannya, saya tidak punya kesempatan. Paling tidak ibu dan adek tau maksud baik saya ini, dan bisa mempertimbangkannya”

*terhenyak, tersenyum, tersipu malu, bahagia dan juga tak tahu harus berbuat apa.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s