spongebob lebih bagus daripada sinetron

Sore ini mengisi waktu dengan menonton kartun spongebob squarepants. Habisnya kesel semua acara tv isinya sinetron. Eh tapi pernah meresapi film spongebob ga sih? Ternyata kalau diresapi, film itu lebih bermanfaat daripada sinetron yang hanya meres air mata dan bikin hati dongkol. Kalau aku ngeliatnya film spongebob itu mengandung pesan moral yang bagus banget dan dikemas dengan cerita yang lucu.

Seperti contohnya episode yang saya tonton sore ini, saya tidak tau judulnya apa karena saya nonton di tengah jalan cerita. Jadi ringkasannya “si spongebob pura -pura menjadi orang dewasa,karena ia ingin terlihat gagah di depan warga bikini bottom. Ia malu jika neneknya mencium dia dan masih membacakan cerita untuk spongebob,ia berpikir bahwa orang dewasa tidak makan cookies buatan neneknya, dan hal hal lain yang akan saya ceritakan dibawah. sedangkan temannya, si Patrick, menjadi seorang bayi. Patrick begitu disayang oleh neneknya spongebob, ia diperlakukan seperti spongebob waktu kecil, diberi cookies, susu, dibacakan cerita, dibuatin sweater dimana setiap rajutannya berisi cinta. Sedangkan sponebob sebagai seorang yang telah dewasa tentu ia mendapat perlakuan yang berbeda dibanding Patrick si bayi. Ketika si Patrick diberi makan cookies, si spongbob diberi koral yang katanya baik untuk kesehatan orang dewasa, ketika si Patrick dibacakan dongeng si spongebob diberi buku ilmu pengetahuan yang tebellll bangets, dan ketika Patrick diberi sweater yang dirajut dengan penuh cinta, spongebob diberi hadiah alat pertukangan dan si nenek lupa membungkusnya. Lalu ketika jam 3 sore si Patrick tidur siang dan spongebob harus berangkat kerja. Akhirnya spongebob lelah berpura – pura dewasa. Ia iri dengan semua yang didapat Patrick dari neneknya.”

Pesan moral yang dapat kita ambil adalah. “rumput tetangga memang terlihat lebih hijau, tapi belum tentu lebih enak” Terkadang menjadi orang lain, terlihat menyenangkan. Namun sebenarnya itu tidak seindah yang kita bayangkan.. Bodoh jika kita mendengarkan apa kata orang disekitar kita hingga membuat kita tidak mensyukuri apa yang kita punya. Dan suatu saat ketika kita menyadari betapa berharganya sesuatu yang kita punya tersebut, ternyata semuanya sudah terlambat. Betapa menyesalnya kita telah mendengrkan kata – kata yang merusak kebahagiaan yang sejati.

Syukuri apa yang telah ada di dalam genggamanmu, rawat dengan baik  – baik. Karena ketika sesuatu itu telah hilang dari dirimu, bisa jadi kita akan menyesal karena telah menyia – nyiakannya begitu saja. Mungkin..karena di dunia ini penuh dengan kemungkinan bukan?

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s