rumah tangga

Ada 3 tipe rumah tangga di dunia ini

  • Tipe kuburan

Pada saat adzan berkumandang, sang suami tidak bisa menjadi imam yang menggerakkan istri dan anak – anaknya untuk sholat. Karena sesungguhnya suami adalah pemimpin bagi keluarganya. Keluarga seperti ini jauh dari nafas islami, di rumahnya tidak pernah disenandungkan ayat – ayat suci Al Qur’an. Sehingga, mereka jauh dari ramat Allah

Ingat sabda Rasul bahwa “di dalam rumah yang di dalamnya tidak pernah dibacakan ayat – ayat Al Qur’an maka rumah itu layaknya kuburan”

  • Tipe petinju

Seperti layaknya petinju yang saling memukul. Maka rumah ini terdiri dari suami dan istri yang selalu menyelesaikan permasalahan rumah tangga dengan kekerasan. Sedikit – sedikit KDRT. Suami dan istri sama – sama emosi, ingat bahwa apabila batu bertemu dengan batu maka akan terpercik api. Rumah tangga seperti ini sangat jauh dari rahmat Allah. Rumah selayaknya neraka sehingga para penghuni nya tidak betah tinggal di dalamnya. Masalah yang kecil dibesar – besarkan, masalah yang besar menjadi semakin besar. Maka rumah tangga seperti inilah yang rawan akan perceraian.

  • Baiti janati

Yang artinya adalah rumahku surgaku, rumah tangga ini terdiri dari suami yang soleh dan istri yang solekha. Rumah tangga yang bahagia, indah, dan sempurna seperti syurga. Malaikat rahmat pun dengan senang hati masuk ke dalam rumah. Ketika adzan berkumandang sang suami menjadi imam yang baik bagi keluarga dan sang istri menjadi makmum yang setia. Alagkah indahnya rumah tangga seperti ini. Maka dari itu mari kita saling berlomba – lomba dalam kebaikan, berlomba – lomba membentuk keluarga yang baiti janati. Bagi yang perempuan pantaskan diri untuk mendapatkan suami yang soleh, begitupula yang lelaki pantaskan diri untuk menjadi imam bagi wanita yang solekha.

Ini adalah rangkuman kultum di indosiar pada tanggal 15 juli 2013 17.35. penceramahnya lupa sih. Tapi isinya makjleb banget. Pengen sekali mempunyai keluarga yang baiti janati. Salah satu cita – citaku adalah menjadi istri yang hebat untuk menghebatkan suamiku, dan ibu yang hebat untuk menghebatkan anak –anakku. Ingin sekali rasanya kelak jika berumah tangga mempunyai suami dengan visi yang sama dalam membentuk sebuah keluarga, dan kami saling mendukung dalam kebaikan. Menyelesaikan setiap masalah yang ada dengan kelembutan dan kepala dingin, menghadapi setiap ujian dengan salig menguatkan, dan selalu bersama menghadapi suka duka bahtera rumah tangga kami. seorang lelaki yang penuh tanggung jawab terhadap keluarga, dan penuh komitmen terhadap janji pernikahannya. Amin..

Sekarang waktunya memantaskan diri untuk mendapatkan suami seperti itu

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s