tugas toksiko tentang logam berat

Tugas Toksikoekologi

  1. Sebutkan macam-macam logam berat kecuali Pb, Hg, Cd, dan Cr !
  2. Sebutkan macam-macam logam berat essensial kecuali Cu, Zn, dan Ni !
  3. Logam berat nomor atom 35 – 38 apa saja dan mengapa tidak termasuk logam berat ?
  4. Logam berat apa saja yang terdapat di lingkungan?

 

Jawab

  1. Vanadium, Mangan, Besi, Kobalt, Nikel, Tembaga, Seng, Galium, Germanium, Arsen, Selenium, Itrium, Zirkonium, Niobium, Molibdenum, Teknesium, Rutenium, Rodium, Paladium, Perak, Indium, Timah dan golongan laktanida dan Aktinida, yaitu

Gol. Laktanida : Laktanum, Serium, Praseodirium, Neodimium, Prometium, Samarium, Europium, Gadolinium, Terbium, Disprosium, Jolmium, Erbrium, Tulium, Iterbium, Lutesium.

Gol. Aktinida ; Aktinium, Torium, Protaktinium, Uranium, Neptunium, Plutonium, Amerisium, Kurium, Berkelium, Kalifornium, Ensteinium, Fermium, Mandelevium, Nobelium, Lawrensium.

 

  1. Mangan (Mn) : Mangan tersebar di seluruh jaringan tubuh. Konsentrasi mangan tertinggi terdapat di hati, kelenjar tiroid, pituitari, pankreas, ginjal, dan tulang. Jumlah total mangan pada laki-laki yang memiliki berat 70 kg sekitar 12-20 mg. Jumlah pemasukan harian ini belum dapat ditentukan secara pasti, meskipun demikian, beberapa penelitian menunjukkan bahwa jumlah minimal sekitar 2,5 hingga 7 mg mangan per hari dapat mencukupi kebutuhan manusia.

Besi (Fe) : unsur penting dalam proses pembentukan sel darah merah adalah zat besi. Secara alamiah zat besi diperoleh dari makanan. Kekurangan zat besi dalam menu makanan sehari-hari dapat menimbulkan penyakit anemia gizi atau yang dikenal masyarakat sebagai penyakit kurang darah.

Arsenik(As). 
Arsenik diakui sebagai komponen essensial bagi sebagian hewan dan tumbuh-tumbuhan, namun demikian arsenik lebih populer dikenal sebagai raja racun dibandingkan kapasitasnya sebagai komponen essensial. Pada permukaan bumi, arsenik berada pada urutan ke-20 sebagai element yang berbahaya, ke-14 di lautan, dan unsur ke-12 berbahaya bagi manusia. Senyawa ini labil dalam bentuk oksida dan tingkat racunnya sama seperti yang dimiliki oleh beberapa elemen lainnya, sangat tergantung pada bentuk struktur kimianya. Tingkat toksisiti senyawa ini adalah arsines > arsenites (inorganik, trivalen) > arsenoxides (organik, trivalen) > arsenates (inorganik, pentavalen) > methylated arsenik. Senyawa methylated arsenik memiliki tingkat racun yang sangat rendah dibanding dengan senyawa arsenik lainnya. Tingkat racunnya adalah monomethylated arsenik (MMA) > dimethylated arsenik (DMA) > trimethylated arsenik (TMA) » 0. Arsenik dapat berikatan kuat dengan gugus thiol dan protein, menyebabkan penurunan kemampuan koordinasi penggerak, gangguan pada urat saraf, pernafasan, serta ginjal. Namun demikian, arsenik tidak menghambat system enzim. Proses alam seperti berbagai fluktuasi cuaca mengakibatkan batu-batuan dan gunung berapi memberikan kontribusi yang besar ke lingkungan. Disamping itu masuknya arsenik dalam jumlah besar ke lingkungan berasal dari sumber-sumber lainnya yang meliputi; pertambangan minyak, emas, dan batubara, pembangkit tenaga listrik, pestisida,keramik, peleburan logam dan pabrik-pabrik pupuk. Di beberapa negara Asia, kontaminasi arsenik telah tersebar secara luas seperti yang dilaporkan oleh team survey dari Asia Arsenic Network (AAN). Kontaminasi ini terus akan berkembang sejalan dengan meningkatnya usaha pengeksplorasian berbagai sumber alam di mana arsenik terdapat di dalamnya. Oleh karenanya beberapa negara, seperti Jepang dan Jerman pada tahun 1993 telah mengubah batas maksimum yang diizinkan untuk kandungan arsenic di perairan dari 0,05 menjadi 0.01 ppm, sedangkan bagi Indonesia dan negara Asia lainnya angka tersebut masih 0.05ppm.

Selenium (Se) : merupakan elemen essensial bagi hewan dan juga merupakan prioritas utama elemen pencemar yang dapat didegradasi pada sistem akuatik. Selenium masuk ke lingkungan secara alami sejalan dengan proses kegiatan manusia. Secara normal, selenium timbul pada organisme perairan melalui proses perubahan cuaca secara alami. Selenium juga masuk ke perairan lingkungan melalui leaching fly-ash serta dari limbah produksi pembakaran batubara pada pembangkit-pembangkit tenaga listrik di mana selenium terkandung dalam level yang tinggi. Sebagai contoh, bak penampungan buangan debu batubara yang masuk ke danau Belews, NC, mengandung selenium di atas 200 µg Se/L.

Kobal (Co) : Logam berat ini memiki tingkat racun yang tinggi terhadap tumbuhan. Kebanyakan tumbuhan memerlukan cairan elemen ini dalam konsentrasi tidak lebih dari 1 ppm. Biasanya kobal yang terkandung di tanah diperkirakan sebesar 10 ppm, sebagai komponen esensial. Dosis kematian (LD50) bagi tikus sebesar 1.3×10-3 mol/kg.

Stronsium(Sr). 
Stronsium bersifat isomorphously menggantikan peranan kalsium pada tulang dan bahkan lebih aktif dibandingkan dengan kalsium, serta dapat menyebabkan penyakit Urov (Osteoarthritis Deformans Endemica).

  1. Bromin (Br-35) : Merupakan unsur halogen, berwujud cair namun densitasnya belum bisa digolongkan sebagai logam berat

Kripton (Kr-36) : Merupakan unsur gas mulia, berwujud gas dan densitasnya belum bisa digolongkan sebagai logam berat

Rubidium (Rb-37) : Merupakan unsur alkali yang tidak stabil, berwujud padatan, namun densitasnya belum bisa digolongkan sebagai logam berat

Strontium (Sr-38) : Merupakan unsur alkali tanah, berwujud padatan, namun densitasnya belum bisa digolongkan sebagai logam berat

Yttrium (Y-39)           : adalah logam transisi perak-logam kimia mirip dengan lantanida dan telah sering diklasifikasikan sebagai “elemen langka bumi” Itrium hampir selalu ditemukan dikombinasikan dengan lantanida dalam mineral tanah jarang dan tidak pernah ditemukan di alam sebagai. elemen bebas. Isotop stabil, 89Y, yang juga isotop yang hanya terjadi secara alami

 

  1. Logam berat yang terdapat di lingkungan adalah Fe : pipa air, tiang listrik, pagar rumah

Hg : amalgam pada tambal gigi

Co : sebagai penstabil busa dalam beer, bahan plastik

BESI (Fe)

Senyawanya :  untuk pengecatan, sebagai bahan cat,  sebagai bahan pembuatan tinta dan dalam bidang kedokteran untuk menambah darah (sebagai zat besi), dll.

 

 

 

TIMAH (Sn)

Melapisi besi (membuat kaleng/tin plate) kemasan berbagai macam produk. Besi yang dilapisi timah ini tidak mengalami korosi selama lapisannya utuh (tidak tergores dan tidak bocor.

Untuk paduan logam (perunggu : paduan Cu, Sn, Zn dan solder : Sn, Pb).

Dalam persenyawaannya, SnCl2 digunakan sebagai pereduksi dalam pembuatan zat warna, SnF2 digunakan dalam pasta gigi yang mengandung fluorin untuk menguatkan gigi karena SnF2 larut dalam air.

NIKEL (Ni)

Melapisi barang-barang yang terbuat dari besi, baja, tembaga, untuk melindunginya terhadap korosi dan memperbaiki penampilan.Karena sifat-sifatnya tersebut, nikel digunakan untuk paduan logam :

Monel (Ni, Cu, Fe) untuk alat rumah tangga & alat transmisi listrik.

Nikrom (Ni, Fe, Cr) digunakan sebagai elemen pemanas listrik.

Alniko (Al, Ni, Fe, Co) untuk membuat magnet. Magnet yang terbuat dari alniko ini sangat kuat karena mampu mengangkat besi hingga 4000 kali massa magnetnya.

Baja nikel ( Ni, Fe) untuk meteran, kawat, & persenjataan.

Paltinit dan Invar merupakan paduan nikel yang mempunyai koefisien muai yang sama dengan gelas.

Digunakan sebagai kawat listrik yang ditanam dalam kaca, misalnya pada bohlam lampu pijar.

Serbuk nikel digunakan sebagai katalisator, misalnya pada pembuatan margarin, hidrogenasi (pemadatan) minyak kelapa, cracking minyak bumi.

 

TEMBAGA (Cu)

Penghantar (kabel) listrik dan komponen elektronika.

Peralatan rumah tangga.

Paduan logam/aliase : Kuningan (60-82%Cu & 18-40%Zn), Perunggu (70-95%Cu,   1-25%Zn & 1-18% Sn), Perunggu aluminium (90-98%Cu, 2-8%Al), Perak Jerman   (50-60% Cu, 20% Zn, 20-25% Ni).

Selongsong peluru dan komponen persenjataan yang lain.

Dalam persenyawaannya, terusi/ blue vitriol  , digunakan untuk membunuh jamur (sebagai fungisida)

 

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s