toksikoekologi 7

Toksikoekologi 6 adalah ulangan

Toksikoekologi Perairan

Toksikologi perairan :

Adalah bagian dari tokosikoekologi yang khusus mempelajari tentang senyawa atau unsur yang bersifat racun yang terdapat di lingkungan perairan akibat kemungkinan adanya pencemaran air. Pencemaran air ini disebabkan karena kegiatan iptek dalam berbagai bidang. Antara lain dalam bidang industri , bidang pertanian, dan bidang lain pendukung kegiatan industri seperti transportasi, pembangkit tenaga listrik, pemakaian zat zat kimia.

Tanda tanda lingkungan air tercemar:

  1. Adanya perubahan suhu
  2. Adanya perubahn pH
  3. Adanya perubahan warna, bau dan rasa air.
  4. Timbulnya endapan, koloidal, bahan terlarut.
  5. Timbulnya mikroorganisme
  6. Meningkatnya radioaktivitas air ingkungan.

Sumber pencemaran air :

  1. Kegiatan pertambangan , eksploitasi biijih logam, eksploitasi batubara dan eksploitasi mineral lainya timbul endapan ion ion logam dengan bantuan thiobaccillus dan ferrobaccillus :

Contoh oksidasi pirit menghasilkan “airbuangan tambang yang bersifat asam”:

FeS2+ 2H2O + 7O2       ->     4H+ + 4SO22- + 2 Fe3+

4Fe2+ + O2 + 4H+         ->     4 Fe3+ + 2H2O

FeS2 + 14 Fe3+ + 8H2O    ->  15 Fe2+ + 2SO42- + 6 H+

Fe3+ + 3 H2O +           ->   Fe(OH)2 + 3H+

Air buangan tersebut menjadi tercemar yang cukup srius tergantung jenis tambangnya, ion ion logam yang akan muuncul antara lain : Fe, Mn, Zn, Cu, Ni, dan Co.

Sebagai tambahn kegiatan proses pengambilan bijih , peleburan dan penyulingan minyak akan dihasilkan logam tambahan : Pb, Zn, Cu, As, dan Ag

  1. Air limbah rumah tangga :

Sampah yang metabolik, korosi pipa air menghasilkan logam : Cu, Pb, Zn, Cd,  sedangkan detergen memberikan Fe, Mn, Cr, Ni, Co, Zn, B, dan As

  1. Limbah dan buangan industri

Banyak jenis industri yang menghasilkan logam dan dibuang ke lingkungan perairan .

Tabel : jenis logam di dalam air limbah industri (rata rata µg/l)

No Industri/kegiatan Cu Cr Ni Zn Cd
1 Pengelolaan dagiing 150 150 70 460 11
2 Pengolahan lemak 220 210 280 3890 6
3 Pengolahan Ikan 240 230 140 1590 14
4 Pembuatan roti/kue 150 330 430 280 2
5 Berbagai makanan 350 150 110 1100 6
6 Minuman keras 410 60 40 470 5
7 Minuman Ringan 2040 180 220 2990 3
8 Es Krim 2700 50 110 780 31
9 Pewarnaan tekstil 7040 20140 740 1730 115
10 Pemakaian zat kimia 160 280 100 800 27
11 Pencucian pakaian 1700 1220 100 1750 134
12 Pencucian mobil 180 140 190 920 18
  1. Aliran pertanian / irigasi :

Mengingat jenis pertanian bermacam macam, maka jenis logam yang ikut arus terbawa arus air juga bermacam macam. Logam logam dari daerah pertanian dapat berasal dari pupuk (P), herbisida, pestisida, dan fungisisda.

Akibat pencemaran air :

  1. Air menjadi tidak bermanfaat
  2. Air menjadi sumber berbagai macam penyakit.

Air mennjadi tidak bermanfaat lagi :

  1. Air tidak dapat digunakan lagi untuk keperluan rumah tangga. : – minum, memasak, mandi, mencuci dll.

Kebutuhan air rata rata per orang per hari kira kira 150 liter.

NO Air untuk keperluan Air yang dipakai
1. Minum 2,0 liter
2. Memasak dan kebersihan dapur 14,5 liter
3. Mandi, Kakus 20,0 liter
4. Cuci pakaian 13,0 liter
5.  air wudhu  15 liter
6.  air untuk kebersihan rumah  32 liter
7.  air untuk menyirami tanaman  11 liter
8. Air uuntuk mencuci kendaraan 22,5 liter
9. Air untuk keperluan lain lain 20,0 liter
Jumlah 150,0 liter
  1. Air tidak dapat digunakan untuk keperluan industri :

Air pendingin, air ketel uap, air sebagai pelarut, dll/

  1. Air tidak dapat digunakan utuk keperluan pertanian :

Air kolam ikan, air irigasi dll.

Air menjadi penyebab timbulnya berbagai macam penyakit :

  1. Penyakit tak menular
  2. Penyakit menular
  1. Penyakit tak menular :

Disebabkan oleh adanya logam logam tertentu yang terlarut sebagai racun di lingkungan perairan (sungai/danau/laut) yang ikut dalam daur pencernaan lingkungan sampai ke manusia. Logam yang terlarut ini, walaupun daam jumlah kecil tapi dapat menjadi besar berlipat kali karena proses biological magnification ,melalui indikator biologis.

Keracunan Cd

Sumber : pabrik pipa plastik PVC, tambang dan pengolahan/industri timah hitam dan seng.

Cd tidak dibutuhkan oleh tubuh manusia , sehngga tidak ada yang menghalang halangi ke tubuh manusia.

Kasus toyama adalah contoh keracunan Cd yang banyak memakan korban. Banyak penduduk Toyama yang mengalami sakit pinggang, gagal ginjal, jantung dan kerapuhan tulang.

Pabrik Seng

Limbah

Air irigasi/padi (biological magnification) 1,6 ppm

Manusia

(pada tulang yang rapuh 11,472 ppm)

Sebagian besar Cd yang diabsorbsi tubuh akan mengumpul di ginjal, hati dan sebagian lagi akan dibuang keluar melalui saluran pencernaan. Keracunan Cd dapat mempengaruhi otot polos pembuluh darah. Akibatnya tekanan darah menjadi tinggi  yang kemudian dapat menjadi gagal jantung.

Kasus toyama merupakan kasus epidemi terbesar pada abad 20 dan sebagai penduduk Toyama  di Jepang mengalami sakit pinggang selama bertahun tahun dan makin lama makin parah . Disamping itu penduduk toyama mengeluh sakit tulang punggung. Ternyata tulang punggungnya mengalami pelunakan dan kemudian rapuh. Kematian umumnya disebabkan oleh gagal ginjal.

Keracunan Co

Sumber :

Industri elektronika, berbagai idustri kimia banyak menguunakan Co sebagai katalisator, industri minuman keras (beer) dulu menggunakan Co untuk menstabilkan busa yang terbentuk.

Sebenarnya manusia memrlukan Co dalam jumlah sangat sedikit untuk proses pembentukan darah merah. Kobalt dalam jumlah tertentu dibutuhkan oleh tubih manusia melalui vitamin B-12 yang dimakan manusia. Dari analisa diketahui bahwa darah mengandung : 0,07 – 0,36 µg/L sedangkan di dalam urine terdapat :

3,6 µg/L. Makanan dan minuman yang mengandung Co > 150 ppm perlu diwaspadai karena sudah bersifat racun.

Toksikologi :

Kobalt dapat merusak kelenjar gondok yang mengakibatkan penderita mengalami kekurangan hormon kelenjar gondok. Kobalt juga berpengaruh pada darah, sel darah merah berubah, tekanan darah menjadi tinggi, pergelangan kaki jadi bengkak (oedema), gagal jantung terutama pada masa pertumbuhan anak anak.

Contoh Kasus :

Wabah keracunan Co pernah melanda kota Nebraska dan Ohama di Amerika (1964-1966) dan canada (1965-1966). Penduduk banyak yang menderita sakit jantung. Pada mulanya tidak diketahui penyebabnya, tapi mereka mempunyai kegemaran yang sama dalam hal minum bir dan merknya pun sama. Dokter mencurigai penyebabnya adalah keracunan Co. Dugaan tersebut benar, karena di dalam bir ternyata mengandung Co. Setelah penggunan Co dalam bir dilarang , penyakitnya lenyap.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s